IDENTITAS MAHASISWA
Nama : Naila Rahma Amelia
Nim: 46124010020
Tren Matcha Specialty Café sebagai peluang bisnis di Era Digital
1.
Ringkasan Tren Global
Matcha merupakan bubuk teh hijau
yang berasal dari Jepang dan kini berkembang menjadi salah satu minuman premium
yang populer di berbagai negara. Tidak hanya disajikan sebagai teh tradisional,
matcha juga diolah menjadi berbagai produk seperti matcha latte, es krim,
dessert, pastry, hingga berbagai minuman kekinian yang banyak dijual di
specialty café. Popularitas matcha meningkat karena masyarakat semakin
memperhatikan gaya hidup sehat serta tertarik pada produk yang memiliki
tampilan menarik untuk dibagikan di media sosial.
Selain faktor kesehatan,
perkembangan media sosial seperti TikTok dan Instagram juga mempercepat
penyebaran tren matcha. Banyak konten kreator membagikan proses pembuatan
minuman matcha, ulasan café, hingga rekomendasi produk sehingga mendorong rasa
ingin mencoba di kalangan konsumen. Financial Times juga melaporkan bahwa tren
matcha berkembang pesat di berbagai café di Inggris dan menjadi salah satu
minuman yang paling diminati oleh konsumen muda.
Tren tersebut menunjukkan bahwa
bisnis makanan dan minuman saat ini tidak hanya mengandalkan kualitas produk,
tetapi juga pengalaman konsumen (customer experience), konsep café yang
menarik, serta strategi pemasaran digital yang efektif.
2.
Bukti Data
Berdasarkan laporan Grand View
Research, nilai pasar global matcha diperkirakan mencapai sekitar USD 5,07
miliar pada tahun 2025 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD 8,86 miliar pada
tahun 2033, dengan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR) sebesar 7,1% pada periode
2026–2033. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya kesadaran masyarakat
terhadap gaya hidup sehat, tingginya kandungan antioksidan pada matcha, serta
semakin luasnya penggunaan matcha pada industri makanan, minuman, bakery, dan
dessert.
Selain itu, Associated Press
melaporkan bahwa penjualan matcha di Amerika Serikat meningkat sekitar 86%
dalam tiga tahun terakhir. Permintaan global yang terus meningkat menyebabkan
pasokan matcha dari Jepang semakin terbatas sehingga harga produk mengalami
kenaikan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa matcha bukan sekadar tren sesaat,
tetapi telah menjadi bagian dari perkembangan industri makanan dan minuman
premium secara global.
3.
Analisis Peluang Bisnis
Perkembangan tren matcha membuka
peluang bisnis yang menjanjikan di Indonesia, terutama melalui konsep Matcha
Specialty Café. Masyarakat, khususnya Generasi Z dan milenial, semakin tertarik
mengunjungi café yang menawarkan minuman berkualitas, suasana yang nyaman, dan
tampilan produk yang menarik untuk dibagikan di media sosial.
Target pasar usaha ini adalah
remaja hingga dewasa muda berusia sekitar 17–35 tahun, mahasiswa, pekerja muda,
serta pecinta kopi yang ingin mencoba alternatif minuman berbahan teh. Produk
yang dapat ditawarkan tidak hanya matcha latte, tetapi juga berbagai inovasi
seperti strawberry matcha, dirty matcha, matcha soft serve, matcha cheesecake,
dan dessert berbahan dasar matcha.
Selain penjualan langsung di café,
produk juga dapat dikembangkan dalam bentuk minuman siap minum
(ready-to-drink), hampers, maupun paket bundling. Strategi tersebut dapat
meningkatkan nilai jual produk sekaligus memberikan pilihan yang lebih beragam
kepada konsumen.
4.
Strategi Adaptasi
Usaha dapat dimulai dengan konsep
kedai kecil (take away) atau sistem pre-order sehingga modal awal tidak terlalu
besar. Bahan baku dapat diperoleh dari pemasok matcha berkualitas, sedangkan
menu dibuat sederhana namun memiliki ciri khas agar mudah dikenal konsumen.
Promosi dilakukan melalui TikTok
dan Instagram dengan menampilkan proses pembuatan minuman, teknik whisking,
serta tampilan warna hijau khas matcha yang menarik. Penjualan dapat diperluas
melalui WhatsApp Business, GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood sehingga jangkauan
pasar menjadi lebih luas.
Selain itu, pelaku usaha dapat memanfaatkan Canva untuk membuat desain promosi, CapCut untuk mengedit video pemasaran, Google Business Profile agar café mudah ditemukan pelanggan, QRIS sebagai metode pembayaran digital, serta Google Sheets atau aplikasi pencatatan keuangan digital untuk mengelola transaksi dan stok bahan baku. Dengan memanfaatkan berbagai alat digital tersebut, usaha dapat dijalankan secara lebih efisien, meningkatkan kualitas pelayanan, dan mengikuti perubahan perilaku konsumen di era digital.
5.
Daftar Referensi
Associated
Press. (2025). How much for matcha? Prices for the popular powdered tea soar
due to global demand. https://apnews.com/article/ca3b9ab64eb6f03b44b2d62ca33a6516
Financial
Times. (2025). Going green: Matcha mania takes hold in UK cafés. https://www.ft.com/content/01c1661a-02a6-48fc-b05b-787bff183cb2
Grand
View Research. (2026). Matcha Market Size, Share & Trends Analysis Report
by Grade, Application, Distribution Channel, Region, and Segment Forecasts,
2026–2033. https://www.grandviewresearch.com/industry-analysis/matcha-market
Versi PDF Tugas Mandiri P15 Riset Tren Kewirausahaan Global dapat diakses melalui tautan berikut :

Komentar
Posting Komentar